Rabu, 23 November 2011

Wong Ndeso dan Orang Utan Naik Pesawat

Kehebohan yang terjadi di dalam pesawat penerbangan menuju Korea, semakin menjadi-jadi setelah Bungashai menebar aroma Jengki dari Hawa Naganya, kemudian dilanjutkan dengan ulah Hamzet dan Andreaneda Andrade (AA) yang membuat Pramugari Stress.

Beginilah kisahnya Crootttkidot :


Hamzet yang “Wong Ndeso” dan AA yang “Orang Utan” pertama kalinya terbang dengan pesawat karena takutnya terbang segala bacaan mulai dari Doa sampai dengan “Stensilan” habis dia baca, pada saat pesawat akan Take Off di dashboard atas Hamzet terlihat lampu menyala dan terdapat Tulisan “Fasten Belt While Seated” gak tau arti tulisan tersebut  dan malu untuk bertanya ke Pramugari, Hamzet bertanya kepada AA yang kebetulan duduk disebelahnya dekat jendela.

“Bro, Maksud tulisan itu apaan Bro?” hamzet bertanya ke AA

“Itu artinya Kencangkan Ikat Pinggang” AA dengan malas menjawab pertanyaan Hamzet sambil matanya asyik melihat kelap-kelip lampu di sayap pesawat.

Mendengar jawaban AA, tanpa disuruh dua kali Hamzet langsung mengencangkan Ikat Pinggang, namun selang 10 menit kemudian Hamzet nampak menggap-menggap sepertinya “Bengek”nya kambuh. Melihat Ini AA tampak panic dan berteriak-teriak, maskolis yang berada di kursi belakang langsung beraksi dan melepaskan ikat pinggang dan celana Hamzet yang ternyata tidak menggunakan kolor… (wakkkkkkk.. dasar kolis, nafsuan kalo buka-membuka celana cowok wkkkkkk).

Bungashai yang kebetulan seorang dokter langsung menginstruksikan untuk memberikan nafas buatan, namun dari semua penumpang tidak ada yang mau memberikan nafas buatan termasuk Herry Fk yang biasanya suka jilat menjilati wkkkkkkkkkkkkkkkkk

“Shai, berikan nafas jengki kamu aja” Alia beri usul, teriangat akan kejadiaan sebelumnya
Dengan terpaksa Bungashai pun menghembuskan hawa jengkinya di depan hidung Hamzet yang langsung normal dari “bengeknya”

“Busyet, ini septic tank pindah ke mulut bunga”

Hamzet tampak menutup hidungnya dengan pembalut yang dibawanya, padahal dia berharap sekali yang memberikan nafas buatan adalah Sanchai, cewek yang selalu diimpi-impikannya.

Setelah reda dan mulai tenang, AA yang sembari tadi asyik melihat keluar dari jendela pesawat, tiba-tiba memanggil Pramugari

“Mbak, Tolong dong bilangin ke Pilot untuk matikan lampu “Sein” sebelah kanan pesawat, kasihan pesawat yang dibelakang binggung gak bisa nyalip ntar”

Mendengar permintaan itu, Pramugari langsung ke belakang (*Kenapa Bukannya kedepan memberitahukan Pilot ya?). Dibelakang dengan tampang sedih dan stress, pramugari memakai parasut dan langsung keluar dari pesawat, dalam hati dia berkata “Sialan, penumpang kali ini kenthir semua, Apes dah Gue”

0 komentar:

Posting Komentar